Showing posts with label Otomotif. Show all posts
Showing posts with label Otomotif. Show all posts
Tuesday, March 31, 2009

1 Liter = 266 Km

Pertama jumpa Hendry Martin, ST, sempat timbul penasaran. Dengan penuh semangat, Martin bercerita kalau Bajaj Pulsar 200 DTSi miliknya hanya diisi 5 liter bensin tiap bulan. Padahal setiap hari jadi kendaraan operasional dari rumah ke kantor yang memakan jarak 26 km.

“Belum lagi dibawa keliling rumah, tahu deh konsumsi bensin berapa,” katanya saat itu. Dapat info seperti ini pastinya membuat kami tertantang melakukan pembuktian. Akhirnya dilakukan dua kali uji coba

Percobaan pertama dilakasankan pada Sabtu (31/1) lalu. Dengan memasang tabung infus dan diisi bensin sebanyak 100 ml. Sayang pelaksanaan pertama ini kurang sukses, disebabkan adanya kebocoran pada peranti yang Em-Plus gunakan. Saat itu konsumsi bensin hanya 1 liter untuk 70-an kilo. Jauh di bawah promosi Martin.

Karena penasaran, dilakukan tes kedua pada Senin (2/2). Kali ini mengukur pengurangan di tangki bensin setelah dibawa jalan dalam jarak kilomter tertentu. Alhasil setelah menempuh perjalanan 16 km, tangki di bensin hanya berkurang 60 ml. Wow! Artinya untuk 1 liter atau 1.000 ml dapat menempuh jarak 266 km. Jarak yang sama untuk perjalanan dari Jakarta hingga Tasikmalaya.

Artinya terjadi peningkatan efisiensi berarti. Standar tanpa penghemat BBM, untuk 1 liter bensin di Pulsar 200 hanya sanggup menempuh jarak 40 km. Berarti terjadi efisiensi sampai 6 kali lipat atau 600 persen lebih.

Tentunya angka mencengangkan itu muncul setelah modifikasi atau bolt on sejumlah peranti penghemat bensin. Untunglah Martin nggak pelit, sehingga seluruh komponen penghemat yang dipasang rela dibeberkan. Mari!



XADO REVITALISASI, TURBO DAN ANTI CARBON

Semacam cairan yang berfungsi untuk mengembalikan kondisi jeroan mesin seperti baru. Dicampur bersama oli mesin. “Sehingga kompresi atau kualitas dalaman mesin setelah masa pakai tidak akan mempengaruhi performa,” kata pria yang bekerja di Telkomsel ini.

Jika kemampuan motor kembali greng layaknya baru, maka otomatis gas tidak akan terlalu dibejek. Ujung-ujungnya sedikit bensin yang terbakar. Penggunaan ini diyakini Martin memberi efek sampai 5% dalam proses pengiritan BBM.

DC BOOSTER

Berfungsi menstabilkan seluruh kelistrikan di motor. Diestimasi dapat memberikan dampak hingga 15%. Dipasang secara parallel ke aki. “Dengan begitu pembakaran juga menjadi lebih sempurna,” kata pria asal Padang ini.

CDI STABILIZER

Komponen ini berfungsi menstabilkan tegangan input CDI supaya bekerja di titik optimal. Juga bikin pembakaran lebih sempurna. Menyumbang peran 10% dan dipasang antara aki dan CDI.

XTREME FIRE BOOSTER

Peranti ini diposisikan antara koil dan busi. Fungsinya memperkuat energi pengapain. Pengaruhnya cukup besar pada pengiritan kali ini karena dapat memberikan efek sampai 20%.

GENERATOR HYDROGEN

Ini peranti penghemat yang memberikan pengaruh paling besar. Bisa sampai 47,5% persen. Alat ini membuat air menjadi bahan bakar. “Itu bisa terjadi karena generator itu memiliki elemen atau sel yang beresonansi setelah diberi arus listrik,” gamblang Martin.

“Karena resonansi tadi maka gas hydrogen dan oksigen yang ada di air menjadi keluar dan kemudian disalurkan ke karburator sehingga terjadi ledakan,” ungkap warga Jl. Joe, No. 27, Lenteng Agung, Jakarta Selatan ini.

Kedua gas tadi disalurkan melalui slang ke intake manifold di depan karburator. Karena itulah bensin yang dikonsumsi menjadi sangat sedikit. Energi pembakaran didapat dari hidrogen dan oksigen tambahan tadi.

Mengisi tabung ini cukup pakai air dari keran atau minuman mineral biasa. Volume tiap tabung hanya 300 ml dan tidak akan berkurang, hanya menjadi keruh. Disarankan mengganti air setiap tiga hari sekali.

HARGA TOTAL

Untuk seluruh total barang yang diinstal ke motor ini, Martin memberi estimasi biaya sekitar Rp 1,5 juta. “Semua itu hanya untuk sekali pembayaran karena dijamin tidak akan rusak atau tidak memerlukan perawatan dalam perjalanannya,” beber pemilik rambut ikal ini.

Kalau pun rusak, Martin berani memberikan garansi di bawah perusahaannya CV Multiniaga Solusindo. Lebih jauh dia juga memastikan bahwa alat-alat ini bisa dipakai di semua motor, bahkan mobil. Tanpa melakukan ubahan atau modifikasi di jeroan mesin atau karburator. “Tapi mungkin jumlah pengiritannya akan berbeda di setiap motor karena perbedaan spek,” tutup pria ramah ini.

HANYA GENERATOR HYDROGEN

Saat MOTOR Plus melakukan pengujian, ada seorang biker yang juga ingin mencoba hydrogen generator milik Martin. Namanya Sadono dari Pulsarian Serpong. Motornya Bajaj Pulsar 180DTSi. “Saya hanya mau coba generator karena penasaran dengan teknologi dari air ini,” katanya.

Pemasangan langsung memberikan hasil menggembirakan. “Setelah dicoba, bensin bisa 1 liter untuk 75 kilometer,” cerita warga Ciputat ini.

Itu sudah jauh lebih hemat dari pemakaian biasa yang hanya 35 liter untuk setiap liter. Sementara harga generator ini cuma Rp 375 ribu dan sudah termasuk ongkos pasang.

JUMLAH PERSENTASE PENGHEMATAN
1. Cairan-cairan 5%
2. DC Booster 15%
3. CDI Stabiliser 10%
4. Extreme Fire Booster 20%
5. Generator hydrogen 47,5%
6. Cara berkendara 2,5%
-------------------------------------
Jumlah 100%



Penulis/Foto : Nurfil/Herry Axl
READ MORE - Pembuktian motor irit

Jangan Asal Lebar

Modifikasi motor, paling sip pakai ban telapak lebar. Kesannya gagah banget, cuy! Apalagi pilihan ban untuk tampil gahar juga sangat banyak di pasaran. Sehingga membuat biker nafsu untuk mengaplikasinya. Tapi jangan asal lebar, harus tetap ada batasannya lho.

Banyak konsumen datang maksa beli ban lebar, namun begitu mereka dikasih tahu harus modif arm, pada nggak mau. Begitu laporan dari sebagian pedagang ban di sentra variasi dan komponen. Karena itu baiknya sebelum belanja ban, harus paham ukuran maksimal lengan ayun.

MOTOR SPORT

Paling banyak pasang ban lebar biasanya motor sport alias motor laki atau batangan. Dari segi tampilan total memang pas, apalagi tenaga motor laki juga menunjang. Di sisi lain pemasangan ban lebar kudu diimbangi pelek dan swing-arm lebar pula. Untuk itu kudu waspada, jangan asal beli, khawatir tidak bisa dipasang.

Berikut ini Em-Plus kasih tahu tabel ukuran ban maksimal kalau ingin tetap pakai lengan ayun standar. Monggo…

Ukuran Jenis Motor Pilihan Merek
110 Mega Pro, GL, V-ixion Battlax, Dunlop, Swallow, Mizzle
120 Tiger, Thunder 125, Pulsar Battlax, Dunlop, Swallow, Mizzle
130 Thunder 250, Ninja RR Battlax, Dunlop, Swallow
140 Yamaha Scorpio Battlax, Swallow, Dunlop
150 Ninja 250R, KLX Battlax, Swallow

PEMAKAI BEBEK CENDERUNG 110/80X17

Pasang ban belakang lebar di motor bebek, sekarang memang nggak lagi ngetrend. Kecuali kalau kaki-kaki tunggangan sudah dimodif. Sebagai pengimbang tampilan, wajar kalau butuh ukuran ban seperti itu.

Meski tidak sedang diminati, kenyataannya ada saja pemilik motor ingin tampilan rodanya lebar bak moge. Padahal menerapkan ban itu di bebek punya batasan ruang di sekitar lengan ayun.

Agar tidak salah pilih atau beli. Juga, idealnya pakai ban ukuran berapa sih biar tapak ban nggak mentok kanan-kiri dan depan? “Di hampir semua bebek, ban yang bisa masuk di lengan ayun rata-rata hanya sampai 120. Dan biar tidak mentok ke depan, tinggi ban harus turun sampai 80. Tapi kebanyakan sih pakai 110/80-17,” buka Didi PA., mekanik Winajaya Motor di Jl. Pahlawan, No. 2B, Rempoa, Jakarta Selatan.

Batas akhir ukuran ban seperti diutaran Didi, lantaran tapak ban rawan bergesek dengan cover rantai atau batang besi penghubung tuas rem belakang. Sedang kalau ketinggian, tapak ban bisa menyentuh besi penghubung lengan ayun. Atau dengan spatbor belakang saat sok kompresi bila jaraknya pendek macam punya Honda Supra X atau Grand.

Akan tetapi batas ukuran itu tidak berlaku bagi pemilik motor Jupiter MX atau Satria F-150. Bebek special ini, dibilang begeitu lantaran andopsi lengan ayun tunggal, masih bisa pakai ban sampai ukuran 130/90. Meski konsekuensinya roda jadi berat dan yang pasti boros bensin.


Penulis/Foto : Nurfil, Kris, Chuenk/Endro, Dok. MOTOR Plus
READ MORE - Jangan Asal Lebar
Sunday, March 15, 2009

Battery / Accu

Pasti semua orang yg memiliki kendaraaan baik itu roda dua maupun roda empat mengetahui adanya fungsi atau peran battery sebagai penunjang kelistrikan pada kendaraan, karena merupakan sumber tenaga semua kelistrikan sepeda motor baik itu klakson, lampu sein, starter, dll
Sebagai sumber kelistrikan, accu butuh perawatan.
Karena letaknya tersembunyi, perhatian kerap terlupakan.
Sepanjang motor bisa hidup, lampu menyala, klakson berbunyi,
dianggap kondisi accu masih baik.
Tragisnya, pemilik motor baru sadar setelah air accu habis.
Padahal kondisi ini merusak sel-sel plat di dalam accu.
Menjaga kualitas kerja accu, paling sederhana dengan menjaga
ambang batas air accu dan kebersihannya.
Air accu merupakan cairan elektrolit yang merendam plat untuk
menyimpan arus listrik searah (DC). Jika air accu di bawah batas,
kerja accu menyimpan listrik tidak optimal

Accu kering dan accu basah


Seperti yang mungkin kita ketahui, ada beberapa jenis type dan ukuran Accu atau battery yang dijual dipasaran. Ada accu kering atau yang populer disebut Maintenance free dan accu basah yang umum kita pakai. Disebut accu kering karena memang kita tidak perlu menambah air pada accu jenis ini, sementara accu basah adalah accu yang berisi air accu yang mesti kita periksa ketinggian airnya, jangan sampai kering dan jangan sampai berlebih.

Menurut keterangan dari produsen accu, accu kering atau maintenance free lebih cocok untuk di Eropa dan negara yang mempunyai musim salju / winter, sedangkan accu basah lebih baik untuk daerah tropis yang tidak mempunyai musim salju.

Pada saat membeli accu, tanyakanlah pada penjual perawatan accu yang mesti dilakukan. Bila perlu minta buku petunjuk perawatannya. Hal ini perlu untuk mengetahui dengan mendetail bagaimana merawat accu yang baru beli agar umur pakainya lebih panjang atau minimal seperti yang disebutkan dalam spesifikasinya.

Pada jaman dahulu, accu baru yang kita beli tidak bisa langsung dipakai. Accu baru bisa dipakai setelah didiamkan selama kurang lebih 2 jam setelah diisi air accu aktif atau Zwavelzuur. Setelah dua jam, baru bisa dipasang dan dipakai.

Saat ini jaman sudah begitu modern, accu yang baru kita beli bisa langsung dipakai start, setelah diisi dengan Zwavelzuur. Lebih praktis dan effisien.
Namun sebagai upaya menjaga kekuatan accu, sebaiknya tunggulah setidaknya satu jam setelah diisi Zwavelzuur sebelum accu tersebut dipasang di kendaraan kita dan dipakai untuk menghidupkan mesin.


Rawatlah Aki Agar Tak Bikin Susah


Masih Banyak pemilik motor kurang peduli dengan aki. Apalagi beberapa tipe mesin ada yang bisa tanpa Aki masih bisa dihidupkan kendati agak susah, karena harus menggunakan engkol kaki. Aki sangat penting, karena merupakan sumber tenaga untuk mengaktifkan CDI yang bertugas mengatur waktu pengapian. Fungsi aki pada mesin-mesin sekarang bukan sekedar memudahkan untuk menghidupkan mesin, juga salah satu jaringan komponen yang mengaktifkan kerja sistem pengapian.
Tepatnya sistem pengapian sekarang, yaitu komponen yang dinamakan CDI, bekerja dengan arus DC, atau searah. Jadi berlawanan dengan jenis listrik yang dihasilkan mesin yaitu AC, atau arus bolak-balik. Arus ini kemudian diubah menjadi DC melalui rektifier (dikenal juga dengan kiprok) dan sifat arus listrik benar-benar DC (murni). Di lain hal, tegangan listrik yang dikeluarkan dari generator, regulator dan rektifier stabil. Nah, bila aki dilepas atau kondisinya tidak normal (air kurang atau salah satu sel rusak), maka untuk mengaktifkan CDI, berarti pasokan listrik langsung diambil dari rektifier. CDI yang teridiri dari komponen elektronik, tidak dapat mencerna arus listrik ini secara terus menerus. Kalau dipaksakan, akhirnya akan rusak dan mati. Padahal harganya cukup mahal. Untuk mencegah agar tidak cepat pensiun dan tidak menguras isi kantong, tetaplah pasang aki dan pelihara kondisinya (Cairan elektrolit, dan kebersihan terminalnya). Bisa jadi, bila tidak repot, gunakan Aki MF (maintenance Free) yang tak memerlukan elektrolit. Sip kan ?

Perawatan Battery

Periksalah Battery sepeda motor Anda pada 500 km pertama dan setiap 3000 km selanjutnya.
Permukaan air accu bisa diperiksa dengan :
1. Membuka tempat duduk / jok (ada juga yg berada ditempat lain).
2. Lepas tali pengikat.
3. Lepaskan baut pengikat battery.
4. Angkat battery
5. Lihat permukaannya.

Permukaan cairan harus selalu diperhatikan agar tetap berada antara garis permukaan atas dengan garis permukaan bawah. Jika permukaan berada pada garis permukaan bawah tambahkan air accu hingga mencapai batas permukaan atas. Jangan sekali-kali memakai air biasa.

Peringatan :
  • Jangan sekali-kali menambahkan Accu-Zuur, pada saat menambah air accu.
  • Hati-hati, jangan membengkokkan, merusak atau merubah jalannya saluran udara dari accu. Saluran tersebut telah dipasang pada tempat yang benar pada accu dan ujungnya selalu terbuka.
  • Menyambung kabel Accu, kabel warna merah harus disambung ke terminal positif (+) pada Accu dan kabel warna hitam atau hitam bergaris putih ke terminal negatif (-) dari Accu. Bila penyambungannya salah dapat merusak sistim pengisian dan Accu.

dari berbagai sumber
READ MORE - Seputar Battery / Accu